AHY Tak Masuk Kabinet Jokowi, Mengapa?

Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Namun di sana tak ada nama Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.  Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing legal issues sekarang juga




Hasil gambar untuk ahy

Padahal, AHY merupakan salah satu sosok yang digadang-gadang akan memperkuat Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan duet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.











Mengapa demikian? Semua itu bermula saat sang ayah yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dalam keterangan pers setelah pertemuan, Jokowi mengatakan banyak hal yang didiskusikan.


Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil klasik dengan harga yang sangat terjangkau. Ini dia lelang mobil mewah jakarta, Jangan sampai ketinggalan!!

"Banyak, terutama yang berkaitan dengan situasi eksternal. Dari sisi ekonomi yang kita semuanya harus hati-hati karena adanya perlambatan ekonomi dunia dan masalah yang berkaitan dengan dunia yang kelihatannya menuju sebuah resesi," kata Jokowi kepada awak media.

Salah satu pihak yang mengonfirmasi hal itu adalah Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Menurut dia, AHY berpotensi masuk ke dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf. Ia pun berharap AHY dapat memperkuat kabinet mendatang.

Lantas posisi apa yang pas untuk AHY? Hasil polling Detik.com melalui program 'Bantu Jokowi Cari Menteri' mencatat AHY sebagai salah satu kandidat menteri pemuda dan olahraga. Ia meraih 21,1% suara dan berada di urutan kedua.

Posisi teratas ditempati mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf yang baru dilantik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Sementara urutan ketiga hingga keenam berturut-turut adalah legenda bulu tangkis Susy Susanti, politikus PDIP Maruarar Sirait, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, dan politikus PKB Abdul Kadir Karding.




Namun, selepas Jokowi-Ma'ruf dilantik di ruang rapat paripurna I, Gedung MPR RI/DPR RI/DPD RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019), kabar AHY menjadi menteri semakin menipis.

Puncaknya pada saat Jokowi melakukan wawancara kepada calon menteri sepanjang Senin (21/10/2019) hingga Selasa (22/10/2019). Tak tampak kehadiran AHY di Kompleks Istana Kepresidenan. Pun pada saat Jokowi mengumumkan para menteri dan pejabat setingkat menteri kemarin.


Selepas pelantikan digelar di Istana Negara, kemarin, AHY mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.


Chelsea menempuh kemenangan 1 - 0 atas Ajax di liga Champion,  taruhan bola

"Selamat mengemban amanah dan melanjutkan kerja besar 5 tahun mendatang. Saya doakan sukses dan benar-benar bisa membawa Indonesia semakin baik di masa depan," ujar AHY seperti tertuang di akun media sosialnya seperti dikutip kemarin.

"Mohon berkenan untuk senantiasa mendengarkan suara hati dan pikiran rakyat Indonesia. Rakyat yang ingin diri dan keluarganya semakin sejahtera dan bahagia; rakyat yang ingin negerinya semakin aman dan damai, hidup rukun dan saling menghargai sesama anak bangsa; rakyat yang ingin negaranya semakin maju dan dihormati dunia," lanjut mantan cagub DKI Jakarta tersebut.

Komentar